Tips agar tidak lemas saat puasa bisa Anda ketahui, meskipun anda yang sedang menjalani ibadah puasa seharian dan tetap segar dan bugar. Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Di bulan Ramadhan umat muslim wajib menjalankan ibadah puasa selama 30 hari. Terkadang saat kita berpuasa kita mengalami masalah yang terkadang membuat ibadah terganggu, yakni lemas saat berpuasa. Akibat lemas, banyak orang lebih mengurangi aktifitas fisik, jadi mungkin saja yang tadinya ingin mencari pahala dengan bekerja, tapi urung dilakukan karena lemas saat berpuasa.

Tahukah Anda bahwa rasa lemas saat berpuasa, disebabkan karena menurunnya gula darah secara berlebihan. Bila gula darah turun terlalu rendah, kita akan merasa lemas, letih, lesu bahkan sampai merasa pusing di kepala. Berikut adalah beberapa tips agar tidak lemas saat puasa.

Dibawah ini adalah tips agar tubuh tidak mudah lemas saat menjalankan ibadah puasa diantaranya :

1. Awali berbuka dengan minum terlebih dahulu

Langkah tepat agar kadar gula meningkat perlahan ialah minum teh manis hangat dengan 3-5 biji kurma terlebih dahulu sebagai pembuka pada saat berbuka puasa, baru 10-20 menit kemudian berbuka puasa. Ini bertujuan untuk gula tak cepat naik dan pankreas tidak terkejut. Hindari juga makan makanan yang digoreng dan bersantan, dan pilihlah menu yang dipanggang, atau dibakar saja.

Saat Berbuka

– Sebaiknya Hindari Langsung Makan Besar

Sebaiknya menyantap takjil sebelum ke menu utama. Hindari langsung makan besar pada saat berbuka, karena akan mengganggu pencernaan, lambung menjadi shock. Jika ini dilakukan, bukan tidak mungkin sistem pencernaan Anda akan ‘kaget’ dan memicu gangguan pencernaan seperti perut kembung, mual, atau sebah. Sebaiknya awali buka puasa Anda dengan mengonsumsi satu gelas air dan buah kurma secukupnya untuk mengembalikan energi tubuh.

– Konsumsilah Makanan Manis

Ketika sahur sebaiknya hindari makanan manis, namun tidak demikian ketika berbuka. Pada saat berbuka sering direkomendasikan untuk mengonsumsi makanan atau minuman manis. Manis di sini diartikan dengan gula atau karbohidrat sederhana seperti kurma, buah-buahan segar dan jus, sirup, susu, teh manis, setup buah, kolak, dan kue-kue. Tujuannya adalah untuk mengembalikan kadar gula darah agar normal kembali. Namun perlu diingat, dalam mengonsumsinya juga jangan terlalu berlebihan.

Hindari minuman bersoda, minuman dingin atau yang dicampur dengan es pada saat berbuka. Hal ini dikarenakan es dapat menahan rasa lapar sehingga hidangan lain yang lebih bergizi untuk memulihkan stamina tubuh tidak dapat disantap.

2. Saat Bersantap Sahur

– Hindari Makanan Manis

Ketika hendak bersantap sahur, sebaiknya hindari konsumsi makanan-makanan yang manis atau ber-indeks glikemik tinggi. Seperti mi instan atau nasi putih yang berlebihan. Mengapa makanan manis harus dihindari ketika sahur? Makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi dapat membuat seseorang lebih cepat lapar.

– Konsumsi Karbohidrat Kompleks, Protein, Lemak Baik

Ketika sahur, sebaiknya mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti beras merah, beras coklat, oatmeal, gandum utuh, barley, kacang-kacangan, umbi-umbian, buahan, dan sayuran. Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks membantu melepaskan energi secara perlahan selama berpuasa dan membantu perut Anda merasa kenyang lebih lama.

Jangan lupa tambahkan makanan yang mengandung protein tinggi. Protein mampu membantu perut merasa kenyang lebih lama sekaligus mencegah katabolisme (penyusutan) otot selama berpuasa. Makanan sumber protein antara lain daging, ikan, dada ayam, tahu, tempe.  yang berguna untuk memasok tenaga selama beberapa jam ke depan, sehingga mampu memenuhi kebutuhan nutrisi Anda selama berpuasa.

Lemak baik juga diperlukan tubuh untuk menyerap nutrisi dan juga menyediakan energi tubuh. Makanan sumber lemak baik bisa didapatkan dari ikan, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan buah seperti alpukat. Selain menyediakan energi, lemak baik juga dapat membantu menurunkan kolesterol serta mengurangi risiko penyakit jantung.

– Jangan Lupa Minum Air yang Cukup

Ketika tidak berpuasa, tubuh membutuhkan minimal 8 gelas air minum setiap harinya. Lalu bagaimana saat berpuasa? Cukup akumulasikan jumlah yang Anda minum pada saat sahur, berbuka, dan setelah berbuka.

3.Suplementasi

Untuk suplementasi selama bulan puasa, dapat dilakukan sesuai dengan anjuran dokter khususnya orang yang mengidap penyakit tertentu. Selain itu suplemen dapat juga dikonsumsi jika dirasa tidak cukup terpenuhi dari asupan makanan. Kondisi kerja yang padat dan kondisi lingkungan yang dapat menurunkan ketahanan tubuh selama berpuasa dapat diatasi dengan konsumsi suplemen.

Multivitamin yang antara lain mengandung vitamin (A, B, C, E, dan D), serta mineral seperti kalsium, magnesium, besi, iodium, dan lain-lain dapat menyuplai kebutuhan tubuh dan meningkatkan ketahanan tubuh. Seperti Daily Complete Formula dari Ultimate Nutrition yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh Anda selama berpuasa.

4. Jangan Takut Berolahraga

Tidak sedikit yang menghindari olahraga ketika puasa karena takut haus. Olahraga masih perlu diperhatikan meski harus menjalani puasa karena dengan berolahraga membuat tubuh Anda lebih bugar dan sehat. Yang perlu diperhatikan adalah intensitas dan waktu selama latihan. Jika melakukan olahraga pada pagi hari atau menjelang buka puasa, sebaiknya lakukan latihan aerobik dengan intensitas sedang. Sementara latihan beban juga dapat dilakukan setelah berbuka puasa. Direkomendasikan, kurangi jumlah beban namun set dan repetisinya tidak berubah seperti biasa.

5. Batasi garam

Batasi mengonsumsi makanan yang asin ketika sahur. Mengonsumsi makanan yang tinggi garam akan membuat tubuh anda cepat lapar dan dehidrasi.

6. Waktu Tidur Cukup

Terlalu tidur berlebihan tak akan membuahkan hasil yang baik, begitupun dengan kekurangan tidur. Justru akan menimbulkan rasa lelah. Dapat dianjurkan bagi Anda untuk langsung tidur setelah shalat tarawih supaya dpat bangun saat sahur nanti. Tidur sebentar di siang hari juga sangat disarankan

7.Konsumsi Banyak Buah-Buahan

Seperti yang sudah diulas di atas, penyebab utama dari rasa lemas saat berpuasa adalah turunnya gula darah dalam tubuh. Untuk menyiasati turunnya gula darah secara berlebihan ini, disarankan agar kita mengonsumsi glukosa yang merupakan salah satu karbohidrat terpenting sebagai sumber tenaga.
Supaya sumber energi tetap ada, pilih makanan dengan indeks glikemik rendah seperti kentang rebus, beras, atau buah-buahan. Selain itu, konsumsi pula makanan yang tinggi serat agar glukosa dapat naik perlahan.

Memang, puasa dapat mempengaruhi pola makan Anda. Namun, hal itu bukan berarti menjadikan tubuh tidak berenergi karena puasa. semoga bermanfaat dan puasa Anda berjalan lancar.

 

Menu